12 Juni, 2012

ANALISIS EFEKTIVITAS PENGGUNAAN METODE DAN TEKNIK PENYULUHAN PERTANIAN


A.   Lingkup Analisis
Metode penyuluhan merupakan cara penyampaian pesan  agar dapat terjadi perubahan sehingga  sasaran tahu, mau dan mampu  dalam menerapkan  inovasi baru. Ketika penyuluh telah dapat menetapkan cara untuk menyampaikan pesan diharapkan keputusan tersebut dapat memberikan tingkat efektivitas yang optimalmaksimal untuk kegiatannya.   Untuk mengamati apakah  cara untuk menyampaikan suatu pesan itu  tersebut berdaya guna ataukah perlu disempurnakan dapat dilakukan analisis tingkat efektivitasnya.
Sesuai dengan pendayagunaan  teknik penyuluhan pertanian  yaitu terjadinya efek yang optimal  dalam proses komunikasi inovasi. Oleh karena itu keputusan cara penyampaian pesan yang diambil penyuluh harus dapat ditata  dan diolah.

1. Lingkup  teknik pendayagunaan  penyuluhan pertanian  meliputi :
  1. Memilih  dan menata  simbol, 
  2. Memilih dan menata isi pesan,
  3. memilih  cara penyamapain  pesan baik tunggal  maupun kombinasi
2. Lingkup  pendayagunaan teknik  penyuluhan pertanian  dalam perlakuan  terhadap simbol :
  1. Memilih bahasa yang  tepat
  2. Memilih bentuk bahasa
  3. Memilih  kata-kata yang mudah  dimengerti
  4. Mendayagunakan tatabahasa  dan gaya bahasa
  5. Mendayagunakan  inovasi dan aksentuasi
3. Lingkup  pendayagunaan teknik penyuluhan pertanian  dalam perlakuan terhadap pesan
  1. Memilih  isi pesan  yang memenuhi  persyaratan inovasi yang dianjurkan
  2. Menata isi pesan  agar :
1)    Cocok dengan cara  penyampaian  yang digunakan
2)    Cocok dengan  bentuk  penyajian  yang di tampilkan
3)    Sesuai  dengan  daya anut  sasaran
4)    Saling  mengisi  dengan kegiatan  petani  sesuai  dengan tahapan proses adopsi.

B. Analisis  Efektifitas
Analisis dapat dilakukan dengan cara membandingkan standart yang telah ditentukan dengan data yang  diperoleh dengan  dari kegiatan dari menerapan metode dan  teknik penyuluhan pertanian.  Selanjutnya  dilakukan  memasukan dalam kategori tingkat efektifitas. Untuk langkah  menganalisis sebagai berikut :
1.    Penetapkan terlebih dahulu cara penyampaian, isi pesan dan simbol.
2.    Dari cara penyampaian, isi pesan dan simbol   tentukan  aspek yang akan dilakukan pengukuran   
3.    Setiap aspek yang akan diukur tentukan standart yang diharapkan.
4.    Dari standart yang ditentukan kemudian dapat ditetapkan tingkatkan/ kategori  efektifitas dari  penggunaan cara penyampaian  pesan tersebut.
5.    Pengukuran dari tingkat efektitas ini dapat dibuatkan instrumen yang berkaitan dengan cara penyampaian pesan tersebut, sebagai berikut  :
a.    Untuk pendayagunan teknik penyuluhan penggunaan media cetak (flipcahart, leaflet, folder, brosur, poster, koran, majalah)  instrumen yang dapat  digunakan mulai pengamatan dari perlakuan bahasa, perlakuan isi pesan dan bentuk penyajian.
b.  Untuk pendayagunaan teknik penyuluhan pertanian dalam bentuk pertemuan  (mimbar sarasehan, temu wicara, temu usaha, temu karya,  karyawisata , demonstrasi  pertemuan kelompok) intsrumen  yang  dapat digunakan perlakuan pada saat prapertemuan, perlakuan pada saat pertemuan,  perlakuan pada saat pasca pertemuan.
Contoh instrumen untuk perlakuan saat prapertemuan :
Berapa orang  petani atau kontaktani  yang layak  menjadi  pemrakarsa pada temu karya.  Dari jumlah  tersebut  berapa persen  yang   dapat menjadi pemrakarsa ?
a    lebih dari 80 %
b    Antara 50 – 80 %
c    Kurang dari  50 %
Instrumen dapat dikembangkan sesuai dengan  tahapan perlaku yang akan diterapkan dari suatu metode.
6.    Pengumpulan data  dari  sasaran dapat dilakukan dengan wawancara  dan survey langsung.
7.    Data yang telah dikumpul dapat dilakukan sortir dan cleaning, data sehingga lebih akurat. Selanjutnya data ditabulasikan  untuk siap dilakukan analisis.
8.    Menghitung jumlah jawaban  yang telah dikumpulkan  ( a, b dan c) dari pertanyaan yang diajukan. Untuk yang menilai huruf a diberi angka 3,  b diberi nilai 2  dan c diberi nilai 1
9.    Untuk mengetahui tingkat efektifitas dapat diperoleh dari seluruh aspek perlakuan yang capai dibagi  total nilai maksimal, kemudian hasilnya dikalikan 100 %
10. Hasil yang dicapai dapat dibandingkan dengan tingkatan apakah cara penyampaian pesan  yang telah diputuskan efektif,  cukup efektif ,  kurang efektif atau tidak efektif dsb.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar